Saya adalah Peniup Balon

Salah satu judul novel yang ditulis oleh John Green berjudul Paper Town, atau Kota Kertas. Dikisahkan dalam novel in tentang seorang anak remaja bernama Quentin yang sepanjang novel berusaha untuk mencari Margo yang hilang setelah kali pertama dan terakhir mereka menghabiskan waktu bersama sejak sebeumnya tidak pernah berbicara selama sekian tahun.

Ide utama dalam novel ini adalah sesuatu yang sangat saya amini. Tentang jatuh cinta bukan pada orang yang sebenarnya, melainkan pada khayalan kita tentang sosoknya. Saya mengamininya dalam beberapa artian. Pertama, saya tahu benar bahwa saya adalah sosok Quentin: seseorang yang selalu mengagumi dari kejauhan, tanpa pernah benar-benar berinteraksi dengan orang yang saya kagumi. Menganggap semua informasi yang saya dapatkan melalui interaksi terbatas yang cukup singkat sudah cukup sebagai sumber informasi untuk menggambarkkan orang tersebut.

Dan yang kedua, saya tahu benar bahwa yang saya lakukan kesalahan lain yang saya lakukan berulang-ulang dalam hidup saya. Bahwa John Green benar. Di akhir novelnya (spoiler), Margo menjelaskan dirinya dan membuat Quentin/Q sadar, Q selama ini mengagumi sosok Margo yang ia ciptakan, tapi ia tidak mengenal Margo yang sebenarnya.

Cukup banyak saya bertemu dengan orang-orang yang memukau, yang bersinar, yang membuat saya silau dan dibutakan oleh ide-ide yang saya bangun atas kekaguman saya. Cukup banyak juga puisi dan prosa yang saya buat, berisi deskripsi orang-orang ini, diiringi harapaan untuk mengenal mereka lebih jauh lagi.

Tapi pada akhirnya, saya selalu menemukan bahwa saya berusaha mencengkram memori yang semakin lama semakin memudar. Karena pertemuan singkat, kesempatan yang terbatas, dan ketidakberanian untuk menginvasi personal space orang lain. Saya menemukan diri saya berusaha mempertahankan kenangan-kenangan yang semakin lama semakin membesar namun memudar, seperti balon yang berekspansi tapi sebenarnya bendanya ya itu-itu saja. Kenangan berbahan dasar interpretasi, bukan interaksi. Kenangan-kenangan saya memfiksi.

Tak heran jika saya pada akhirnya selalu mudah merelakan.

Different Person, Different Mind

It’s just recently that I knew that normally people interact with each other without any intention. And in this matter, I kind of lost.

So long that I live this way: I won’t call other people unless I have something of important with them and only them can help. Why I do that? because if I keep calling them when I don’t really need them, I’m afraid I will be nuisance for them and they’ll hate me for disturbing them for not so important matters. that;s why I always keep distance of myself from others. I simply don’t want to disturb them.

But then someone told me, don’t just interact with people when you need them.

And I was confused.

This pattern of social behaviour is weird for me. So am I supposed to disturb people so I’m not be labelled as ‘only came when in need,’ friend?¬†I always keep my self not to disturb other people, then somehow they actually want to be disturbed with matters that they don’t really have importance or interest of? You kidding, right?

And I’m not acting this way because I’m just using my friends, I’m respecting them for who they are and what they’re capable of. Actually I was trying to imply that by asking them, it means he/she’s the only one who can help me with their ability. and that’s what I mean by appreciations.

But no, the sociaty demands, you cannot just do that, Ina. you should interact more, like talking about life and stuff.

So, I’m an introvert. One cannot expect me to just blurt out anything about my life to just anyone.

There’s so much defense come from me till I realize…

Hey, I do talk to people.

Kind of talk that doesn’t involve any requests for them from me.

but when did that happened? Why I myself didn’t eve realize it?

I kept thinking, until I found the truth:

I talk stuffs that interesting for me.

unfortunately, people hardly understand what I said, because things that interesting for me rarely interesting for them.

his makes me draw myself and started to be a quiet person. makes me rarely speak. And it’s bad for my image, because apparently, I’m acting like, opportunist person to friends.

 

The solution: create some chit chats with friends, about whatever, evenit’s not interesting for me, I could always just pretend that it is. But that’s really a problem, to pretend to be someone you not.

I should admit that normal people with normal interest won’t act like me, because they naturally could talk and connected with people. And unlike me because I have this very specific interest to other things, it makes me hard to connect with the others and finally become like this.

To choose faking myself is the worst choice I have ever made, and I’m still trying to figure out how to fit in this society. I hope later I could bring myself to be able to talk naturally with people, without pretending to be someone I’m not.